thumbnail

Apa saja yang dipelajari Siswa SMP?

 


  1. Al-Qur'an dan Sunah sebagai Pedoman Hidup (Berinteraksi dengan Al-Qur'an, Memahami Kedudukan Hadis terhadap Al-Qur'an, Semangat Belajar dan Mengamalkan Al-Qur'an dan Sunah)

  2. Meneladan Nama dan Sifat Allah untuk Kebaikan Hidup (Mengenal Allah Swt. Melalui al-Asmā' al-Husnā, Sifat Allah Swt. dalam al-Asmā' al-Husnā (al-'Alīm, al-Khabīr, as-Samī', al-Baṣīr), Berakhlak dengan al-Asmā' al-Husnā)

  3. Menghadirkan Salat dan Zikir dalam Kehidupan (Perintah Salat dan Zikir sebagai Bentuk Ketaatan, Ketentuan Melaksanakan Salat Fardu, Makna dan Hikmah Zikir)

  4. Indahnya Kebersamaan dengan Berjamaah (Ketentuan Salat Berjamaah, Tata Cara Salat Berjamaah dan Makmum Masbuq, Hikmah Salat Berjamaah)

  5. Selamat Datang Kekasih Allah (Sejarah Nabi Muhammad Saw.) (Meneladani Perjuangan Nabi Muhammad Saw. di Makkah, Hijrah: Strategi Dakwah Rasulullah Saw. di Madinah, Keteladanan dan Pribadi Rasulullah Saw.)

  6. Mengembangkan Semangat Menuntut Ilmu (Kewajiban Menuntut Ilmu dalam Islam, Keutamaan Orang yang Berilmu, Adab dalam Menuntut Ilmu)

  7. Malaikat Selalu Bersamaku (Mengenal Makna Iman kepada Malaikat, Tugas dan Sifat-Sifat Malaikat, Perilaku yang Mencerminkan Iman kepada Malaikat)

  8. Menghindari Gibah dan Melaksanakan Tabayun (Memahami Bahaya Gibah dan Cara Menghindarinya, Pentingnya Tabayun dalam Menerima Informasi, Hikmah dan Manfaat Perilaku Tabayun)

  9. Rukhsah: Kemudahan dari Allah Swt. dalam Beribadah (Konsep dan Makna Rukhsah (Keringanan), Bentuk-Bentuk Kemudahan dalam Beribadah, Hikmah Adanya Rukhsah)

  10. Kerajaan Islam di Nusantara (Sejarah Masuknya Islam ke Nusantara, Perkembangan Kerajaan Islam di Berbagai Wilayah (Sumatera, Jawa, Sulawesi, dll), Peran Tokoh dan Ulama dalam Penyebaran Islam)

  11. Inspirasi Al-Qur'an: Melestarikan Alam, Menjaga Kehidupan (Membaca dan Mengartikan Q.S. ar-Rum/30:41, Ibrahim/14:32, dan az-Zukhruf/43:13, Memahami Tajwid: Hukum Bacaan Lam Jalalah dan Ra, Memahami Kandungan Ayat tentang Pelestarian Alam dan Lingkungan, Perilaku Menjaga Kelestarian Alam dalam Kehidupan Sehari-hari)

  12. Meyakini Kitab-Kitab Allah Swt., Mencintai Al-Qur'an (Iman kepada Kitab-Kitab Allah Swt., Al-Qur'an sebagai Kitab Suci Penyempurna, Hikmah Beriman kepada Kitab-Kitab Allah Swt., Perilaku yang Mencerminkan Kecintaan terhadap Al-Qur'an)

  13. Menghindari Minuman Keras, Judi, dan Pertengkaran untuk Menggapai Ridho Allah Swt. (Memahami Q.S. al-Ma'idah/5:90-91 dan Hadis Terkait, Bahaya Mengonsumsi Minuman Keras dan Berjudi, Bahaya Pertengkaran dalam Islam, Menghindari Perilaku Tercela)

  14. Meneladani Semangat Mencari Ilmu dan Menjunjung Tinggi Etika (Semangat Menuntut Ilmu dalam Islam, Meneladani Ilmuwan Muslim pada Masa Bani Umayyah, Etika dalam Menuntut Ilmu dan Bergaul, Menerapkan Semangat dan Etika Keilmuan)

  15. Menjadi Pribadi yang Berintegritas dengan Sifat Amanah, Jujur, dan Istiqomah (Memahami Sifat Amanah, Memahami Perilaku Jujur, Memahami Sikap Istiqomah, Menerapkan Integritas dalam Kehidupan)

  16. Ibadah Puasa Membentuk Pribadi yang Bertakwa (Ketentuan Ibadah Puasa Wajib dan Sunah, Hal-Hal yang Membatalkan Puasa dan Merusak Pahala Puasa, Hikmah Ibadah Puasa dalam Membentuk Ketakwaan, Menerapkan Nilai-Nilai Puasa di Era Modern)

  17. Mengembangkan Semangat Meneladani Nabi dan Rasul Allah Swt. (Mengenal Nabi dan Rasul Allah Swt., Sifat-Sifat Nabi dan Rasul Allah Swt., Kisah Keteladanan Rasul Ulul Azmi, Mengembangkan Karakter Generasi Digital yang Berakhlak Mulia)

  18. Menghindari Ghibah dan Melaksanakan Tabayuh untuk Menjauhi Sifat Tercela (Bahaya dan Dampak Negatif Ghibah, Memahami Konsep Tabayun, Cara Menghindari Ghibah dan Menerapkan Tabayun)

  19. Menjadi Pribadi yang Dapat Dipercaya serta Terhindar dari Riba dalam Jual Beli dan Hutang Piutang (Ketentuan Jual Beli dan Hutang Piutang, Memahami dan Menghindari Praktik Riba, Hikmah Transaksi yang Syar'i dan Jujur)

  20. Menggali Potensi Peradaban Islam pada Masa Bani Abbasiyah: Menumbuhkan Inovasi Ilmu Pengetahuan (Sejarah Berdirinya dan Masa Keemasan Bani Abbasiyah, Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Tokoh Intelektual Islam, Pusat-Pusat Peradaban Islam pada Masa Bani Abbasiyah, Meneladani Semangat Inovasi Ilmu Pengetahuan bagi Masa Kini)

  21. Meraih Kesuksesan dengan Semangat Mencari Ilmu (Membaca dan Mengkaji Q.S. al-Mujādalah ayat (11) dan Q.S. aż-Żumar ayat (9), Hukum Bacaan Tanda Wakaf, Memahami Kandungan Ayat dan Hadis tentang Keutamaan Mencari Ilmu, Semangat Mencari Ilmu dan Mengamalkannya dalam Kehidupan)

  22. Meyakini Hari Akhir dengan Mawas Diri (Mengimani Hari Akhir, Macam-Macam Kiamat (Sugra dan Kubra), Tahapan Peristiwa Sesudah Kehidupan di Dunia, Hikmah Beriman kepada Hari Akhir)

  23. Menghadirkan Salat dan Zikir dalam Kehidupan (Hakikat Salat dan Zikir, Makna Salat dan Zikir untuk Mencegah Perbuatan Keji dan Munkar, Hikmah dan Manfaat Menjalankan Salat dan Zikir)

  24. Meneladani Perjuangan Dakwah Rasulullah SAW Periode Madinah (Sebab-Sebab Hijrah Nabi Muhammad SAW ke Madinah, Strategi Dakwah Rasulullah SAW di Madinah, Perkembangan Islam pada Masa Khulafaur Rasyidin)

  25. Menjadi Pribadi yang Berintegritas dengan Jujur dan Menepati Janji (Makna Jujur dan Dalil Perintahnya, Perilaku Jujur dalam Kehidupan Sehari-hari, Makna Menepati Janji dan Kewajibannya, Hikmah Menerapkan Perilaku Jujur dan Menepati Janji)

  26. Mengasah Keterampilan Sosial dengan Kepedulian dan Toleransi (Perintah Berbuat Baik (Ihsan), Kepedulian Sosial terhadap Sesama, Sikap Toleransi (Tasamuh) dalam Keberagaman)

  27. Meraih Berkah dengan Bekerja Keras dan Disiplin (Konsep Bekerja Keras dalam Islam, Pentingnya Sikap Disiplin dan Tanggung Jawab, Keterkaitan Kerja Keras dan Disiplin dengan Kesuksesan)

  28. Meneladani Keteladanan Para Tokoh Cendekiawan Muslim (Sejarah Perkembangan Ilmu Pengetahuan pada Masa Islam, Tokoh Cendekiawan Muslim di Bidang Sains, Filsafat, dan Agama, Meneladani Semangat Belajar Para Tokoh Cendekiawan Muslim)

  29. Menuai Keberkahan dengan Rasa Hormat, Taat Kepada Orang Tua dan Guru (Kewajiban Menghormati Orang Tua, Kewajiban Menghormati dan Menaati Guru, Dampak Positif Sikap Hormat dan Taat)

  30. Mengenal Lebih Dekat Imam Mazhab Fikih (Sejarah Timbulnya Mazhab dalam Ilmu Fikih, Biografi dan Pemikiran Empat Imam Mazhab (Hanafi, Maliki, Syafi'i, dan Hambali), Sikap Toleran terhadap Perbedaan Mazhab)

  31. Jelajah Nusantara (Mengenal dan membuat teks deskripsi) (Memahami Teks Deskripsi dalam Lisan, Menjelajahi Struktur Teks Deskripsi, Menjelajah Makna Kata dan Kalimat Perincian, Menggunakan Teks Deskripsi untuk Menjelaskan Visual, Menyajikan Teks Deskripsi Lisan dan Menulis)

  32. Berkelana di Dunia Imajinasi (Mengenal dan membuat cerita fantasi) (Mengenali Unsur Cerita dalam Teks Narasi, Menggali Unsur Intrinsik Cerita Fantasi, Mengenal Tokoh dan Penokohan dalam Cerita, Menulis Cerita Fantasi Sederhana, Menyajikan Cerita Fantasi Melalui Komik/Media Lain)

  33. Hal yang Baik bagi Tubuh (Mengenal dan membuat teks prosedur) (Mengidentifikasi Teks Prosedur, Memahami Struktur dan Langkah-Langkah Teks Prosedur, Mengenali Kaidah Kebahasaan dalam Teks Prosedur, Berbicara Menggunakan Teks Prosedur, Menulis Teks Prosedur secara Singkat dan Jelas)

  34. Aksi Nyata Para Pelindung Bumi (Mengenal dan membuat teks laporan hasil observasi) (Mengenal Teks Laporan Hasil Observasi (LHO), Mengidentifikasi Informasi dalam LHO, Menggali Fakta dan Data dalam LHO, Menelaah Kebahasaan dalam LHO, Menyajikan dan Menyusun LHO)

  35. Menjelajah Warisan Literasi Dunia (Mengenal dan menganalisis puisi rakyat) (Mengenal dan Mengidentifikasi Puisi Rakyat (Pantun, Syair, Gurindam), Membandingkan Jenis-Jenis Puisi Rakyat, Menyampaikan Puisi Rakyat secara Kreatif, Menulis Puisi Rakyat)

  36. Surat untuk Sahabat (Mengenal dan menyusun surat dinas dan surat pribadi) (Mengenali Korespondensi: Surat Pribadi dan Surat Resmi, Mengidentifikasi Bagian-Bagian Surat, Menganalisis Bahasa dalam Surat, Menulis Surat Pribadi untuk Sahabat, Menulis Surat Resmi)

  37. Menulis Teks Laporan Hasil Observasi (LHO) (Pengenalan LHO, Menentukan Topik LHO, Mengumpulkan Data dalam LHO, Memahami Struktur LHO, Menulis Paragraf Deskripsi/Eksposisi, Menyusun Teks LHO)

  38. Membuat Iklan, Slogan, dan Poster (Pengenalan Iklan, Menyimpulkan Pesan Iklan, Menelaah Unsur Iklan, Membuat Slogan, Membuat Poster, Membuat Iklan Elektronik)

  39. Menulis Artikel Ilmiah Populer (Pengenalan Artikel Ilmiah Populer, Ciri-Ciri Artikel Ilmiah Populer, Membedakan Fakta dan Opini, Teknik Pengumpulan Data, Penulisan Artikel Ilmiah Populer)

  40. Mengulas Karya Fiksi (Pengenalan Karya Fiksi, Unsur-Unsur Pembangun Fiksi, Penilaian terhadap Karya Fiksi, Membandingkan Karya Fiksi, Menulis Resensi/Ulasan)

  41. Menciptakan Puisi (Pengenalan Puisi, Perbedaan Puisi Diafan dan Prismatis, Unsur Pembentuk Puisi, Menulis Puisi, Deklamasi Puisi)

  42. Menulis Teks Pidato (Pengenalan Teks Pidato, Menyimpulkan Masalah dan Struktur Pidato, Kebahasaan dalam Teks Pidato, Menulis Teks Pidato)

  43. Demi Keluarga (Mengenal Keluarga Melalui Teks Deskripsi, Memahami Isi Teks Deskripsi dan Sudut Pandang, Menggunakan Kosakata Serapan dan Kalimat Majas, Menilai dan Menyajikan Deskripsi Visual)

  44. Buku-Buku Berbicara (Menggali Informasi dan Memahami Tujuan Teks Prosedur, Mengenali Teks Prosedur Melalui Teks Prosedur Lain, Menyajikan Teks Prosedur yang Jelas dan Menarik, Mempresentasikan Teks Prosedur)

  45. Komunikasi Ujung Jari (Mengidentifikasi Tema, Tujuan, dan Pesan dalam Teks Diskusi, Mengenali Ragam Konjungsi dan Kalimat dalam Teks Diskusi, Menemukan Ide Pokok dan Ide Pendukung, Menyajikan Pendapat dan Gagasan dalam Teks Diskusi)

  46. Dari Hobi Menjadi Pundi-Pundi (Mengidentifikasi Pesan dan Cerita dalam Teks Cerita Inspiratif, Memahami Alur dan Penokohan dalam Cerita, Menganalisis Unsur Kebahasaan Teks Cerita Inspiratif, Menulis Cerita Inspiratif Berdasarkan Pengalaman Sendiri)

  47. Bilangan Bulat (Membandingkan Bilangan Bulat, Operasi Penjumlahan Bilangan Bulat, Operasi Pengurangan Bilangan Bulat, Operasi Perkalian Bilangan Bulat, Operasi Pembagian Bilangan Bulat)

  48. Bilangan Rasional (Membandingkan Bilangan Pecahan, Operasi Penjumlahan dan Pengurangan Pecahan, Operasi Perkalian dan Pembagian Pecahan, Bilangan Desimal)

  49. Rasio (Konsep Rasio, Skala, Laju Perubahan yang Sama)

  50. Bentuk Aljabar (Mengenal Bentuk Aljabar, Operasi Hitung Bentuk Aljabar, Substitusi Nilai pada Bentuk Aljabar, Pemodelan ke Bentuk Aljabar)

  51. Kesebangunan (Kekongruenan Bangun Datar, Kesebangunan Bangun Datar)

  52. Data dan Diagram (Pengumpulan Data, Penyajian Data dalam Diagram)

  53. Bilangan Berpangkat (Pengertian Bilangan Berpangkat, Sifat-sifat Operasi Bilangan Berpangkat, Bentuk Akar, Notasi Ilmiah (Bentuk Baku))

  54. Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (Konsep Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV), Cara Menyelesaikan SPLDV (Grafik, Substitusi, dan Eliminasi), Penerapan SPLDV dalam Masalah Nyata)

  55. Fungsi Linear (Mengenal Fungsi Linear, Grafik Fungsi Linear, Menentukan Persamaan Fungsi Linear, Penerapan Fungsi Linear dalam Kehidupan Sehari-hari)

  56. Menyelidiki Sifat-Sifat Bangun Geometri (Garis Sejajar dan Sudut, Sifat-sifat Sudut pada Segitiga, Segi Banyak (Poligon), Kongruensi Dua Segitiga, Pembuktian Geometris)

  57. Teorema Pythagoras (Membuktikan Teorema Pythagoras, Menentukan Panjang Sisi Segitiga Siku-Siku, Penerapan Teorema Pythagoras pada Masalah Nyata)

  58. Peluang (Frekuensi Relatif dan Peluang, Menentukan Peluang Suatu Kejadian, Aturan Peluang dan Komplemen, Peluang Kejadian Majemuk)

  59. Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV) (Pengertian Sistem Persamaan Linear Dua Variabel, Penyelesaian Sistem Persamaan Linear Dua Variabel dengan Grafik, Penyelesaian Sistem Persamaan Linear Dua Variabel dengan Substitusi, Penyelesaian Sistem Persamaan Linear Dua Variabel dengan Eliminasi)

  60. Bangun Ruang (Tabung, Kerucut, Bola, Perubahan Skala pada Bangun Ruang)

  61. Transformasi Geometri (Translasi (Pergeseran), Refleksi (Pencerminan), Rotasi (Perputaran), Dilatasi (Perkalian))

  62. Peluang dan Pemilihan Sampel (Peluang Teoretik, Peluang Empirik, Kejadian Majemuk, Pemilihan Sampel)

  63. About Me (Galang from Kalimantan, How Are You?, I Love Fishing)

  64. Culinary and Me (My Favorite Food, What's for Breakfast?, A Secret Recipe)

  65. Home Sweet Home (My House, My House Chores, The Part of the House)

  66. My School Activities (Classes and Subjects, Online Learning, My Study Habits)

  67. This is My World (My Classmates, My Pets, People Around Me)

  68. Celebrating Independence Day (The Champions of Panjat Pinang, Going to a Parade, Independence Day at Merdeka Street)

  69. Kindness Begins with Me (The Ugly Duckling, Kindness and Happiness, Acts of Kindness)

  70. Love Our World (Look Around You, Act Now, Be a Green Champion)

  71. No Littering (Did it Rain Last Night?, What Did You Do?, The Ugly Fact)

  72. Embrace Yourself (Be Yourself, I Like You the Way You Are, Practice Makes Perfect)

  73. My School Days (Time for School, My Class Schedule, My Online Learning)

  74. Exploring Fauna of Indonesia (Bekantan, Orangutan and Gorillas)

  75. Taking Care of Our Earth (Let's Clean Up, The Earth and Us)

  76. Journey to Fantasy Worlds (The Prince and the Guard, The Powerful Weapon)

  77. Analytical Exposition (What is Analytical Exposition?, Expressing Your Arguments)

  78. Hortatory Exposition (Hortatory Exposition Text, Hortatory vs Analytical)

  79. Exploring Nonfiction (Reading Nonfiction, Information Around Us)

  80. Hakikat Ilmu Sains dan Metode Ilmiah (Apa Itu Sains?, Laboratorium IPA, Merancang Percobaan, Pengukuran, Pelaporan Hasil Percobaan)

  81. Zat dan Perubahannya (Wujud Zat dan Partikelnya, Perubahan Wujud Zat, Perubahan Fisika dan Kimia, Kerapatan Zat)

  82. Suhu, Kalor, dan Pemuaian (Suhu dan Pengukurannya, Kalor, Perpindahan Kalor (Konduksi, Konveksi, dan Radiasi), Pemuaian Zat)

  83. Gerak dan Gaya (Gerak Benda, Gaya, Hukum Newton)

  84. Klasifikasi Makhluk Hidup (Karakteristik Makhluk Hidup, Mengapa Makhluk Hidup Dikelompokkan?, Makhluk Hidup atau Benda Mati?, Kunci Determinasi dan Kunci Klasifikasi)

  85. Ekologi dan Keanekaragaman Hayati Indonesia (Komponen Ekosistem, Interaksi Antar Komponen Ekosistem, Pencemaran Lingkungan, Perubahan Iklim, Pelestarian Keanekaragaman Hayati)

  86. Bumi dan Tata Surya (Lapisan Bumi (Atmosfer, Litosfer, dan Hidrosfer), Mengenal Tata Surya, Bumi dan Satelitnya, Mengenal Benda-Benda Langit Lainnya)

  87. Pengenalan Sel (Mengenal Sel, Sel Hewan dan Sel Tumbuhan, Spesialisasi Sel, Mikroskop)

  88. Struktur dan Fungsi Tubuh Makhluk Hidup (Zat Makanan dan Fungsinya, Sistem Pencernaan Manusia, Sistem Peredaran Darah Manusia, Sistem Pernapasan Manusia, Sistem Ekskresi Manusia)

  89. Usaha, Energi, dan Pesawat Sederhana (Usaha, Energi dan Perubahannya, Pesawat Sederhana)

  90. Getaran, Gelombang, dan Cahaya (Getaran, Gelombang, Cahaya dan Alat Optik)

  91. Unsur, Senyawa, dan Campuran (Zat dan Karakteristiknya, Unsur, Senyawa, Campuran, Pemisahan Campuran)

  92. Struktur Bumi dan Perkembangannya (Struktur Bumi, Lempeng Tektonik, Gempa Bumi dan Gunung Berapi)

  93. Pertumbuhan dan Perkembangan (Pertumbuhan dan Perkembangan Manusia, Pertumbuhan dan Perkembangan Hewan, Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan)

  94. Sistem Koordinasi, Reproduksi, dan Homeostasis Manusia (Sistem Saraf, Sistem Hormon, Sistem Indra, Sistem Reproduksi Manusia, Homeostasis (Pengaturan Keseimbangan Tubuh))

  95. Tekanan (Tekanan Zat Padat, Tekanan Zat Cair (Hidrostatis), Hukum Archimedes dan Penerapannya, Tekanan Gas (Atmosfer), Tekanan dalam Darah dan Sistem Pernapasan)

  96. Listrik, Magnet, dan Sumber Energi Alternatif (Listrik Statis, Listrik Dinamis, Kemagnetan dan Pemanfaatannya, Sumber Energi Listrik dan Energi Alternatif)

  97. Reaksi Kimia dan Dinamikanya (Karakteristik Reaksi Kimia, Persamaan Reaksi Kimia, Hukum-Hukum Dasar Kimia, Laju Reaksi Kimia)

  98. Pewarisan Sifat (Materi Genetik (DNA, RNA, dan Kromosom), Hukum Pewarisan Sifat (Mendel), Penerapan Pewarisan Sifat (Pertanian dan Peternakan), Pewarisan Sifat pada Manusia (Kelainan dan Golongan Darah))

  99. Sejarah Kelahiran Pancasila (Latar Sejarah Kelahiran Pancasila, Kelahiran Pancasila, Perumusan Pancasila, Penetapan Pancasila sebagai Dasar Negara, Semangat Pendiri Negara dalam Merumuskan dan Menetapkan Pancasila)

  100. Norma dan UUD NRI Tahun 1945 (Norma dalam Kehidupan Bermasyarakat, Hakikat dan Arti Penting Norma, Perilaku Sesuai Norma, Produk Peraturan Perundang-undangan)

  101. Kesatuan Indonesia dan Karakteristik Daerah (Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, Indonesia sebagai Negara Kesatuan, Karakteristik Daerah dalam Kerangka NKRI, Mempertahankan Keutuhan Wilayah NKRI)

  102. Kebinekaan Indonesia (Mengenal Kebinekaan Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan, Menghargai Kebinekaan, Memupuk Sikap Toleransi, Kolaborasi Antardaerah untuk Memperkuat Kebinekaan)

  103. Menghargai Lingkungan dan Budaya Lokal (Mengenal Lingkungan Sekitar, Kearifan Lokal Masyarakat Indonesia, Pelestarian Lingkungan dan Budaya Lokal, Menghargai Produk Budaya Lokal)

  104. Bekerja Sama dan Bergotong Royong (Nilai-Nilai Gotong Royong, Bentuk-Bentuk Kerja Sama dalam Berbagai Bidang, Gotong Royong sebagai Karakter Bangsa, Praktik Gotong Royong di Lingkungan Sekitar)

  105. Kedudukan dan Fungsi Pancasila (Pancasila sebagai Dasar Negara, Pancasila sebagai Pandangan Hidup Bangsa, Pancasila sebagai Sumber dari Segala Sumber Hukum, Pancasila sebagai Kepribadian dan Cita-Cita Bangsa)

  106. Bentuk dan Kedaulatan Negara (Bentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia, Kedaulatan Rakyat dalam Sistem Pemerintahan Indonesia, Tata Cara Pelaksanaan Kedaulatan Rakyat)

  107. Tata Negara dan Pemerintahan (Kedudukan dan Fungsi Undang-Undang Dasar NRI Tahun 1945, Tata Urutan Peraturan Perundang-undangan di Indonesia, Pemerintahan Daerah dan Otonomi Daerah)

  108. Kebangkitan Nasional dan Sumpah Pemuda (Kondisi Bangsa Indonesia Sebelum Tahun 1908, Perintis Kebangkitan Nasional dalam Perjuangan Kemerdekaan, Sumpah Pemuda sebagai Tonggak Pemersatu Bangsa, Semangat dan Komitmen Kebangsaan Generasi Muda)

  109. Hubungan Pancasila dengan UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI (Semangat Pancasila dalam Kehidupan Bernegara, Hubungan Pancasila dengan UUD NRI Tahun 1945, Hubungan Pancasila dengan Bhinneka Tunggal Ika, Hubungan Pancasila dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI))

  110. Hak dan Kewajiban Warga Negara (Hak dan Kewajiban Warga Negara dalam Nilai Dasar Pancasila, Hak dan Kewajiban Warga Negara dalam Nilai Instrumental Pancasila, Hak dan Kewajiban Warga Negara dalam Nilai Praksis Pancasila, Pelanggaran Hak dan Pengingkaran Kewajiban Warga Negara)

  111. Peraturan Perundang-Undangan Nasional (Kedudukan dan Tata Urutan Peraturan Perundang-undangan di Indonesia, Proses Pembuatan Peraturan Perundang-undangan, Kepatuhan terhadap Peraturan Perundang-undangan, Perilaku Taat Hukum dalam Kehidupan Sehari-hari)

  112. Kebinekaan dan Semangat Gotong Royong (Menjaga Kebinekaan Masyarakat Indonesia, Makna Semangat dan Komitmen Kebangsaan, Menumbuhkan Kesadaran Bergotong Royong dalam Masyarakat, Menghadapi Tantangan dalam Masyarakat Global)

  113. Menggambar (Mengenal Unsur Seni Rupa, Prinsip Seni Rupa, Karakter Garis, Komposisi, Proporsi dan Perspektif dalam Menggambar)

  114. Menciptakan Karya Dua Dimensi (2D) (Mengenal Karya Seni Rupa Dua Dimensi, Ragam Media dan Teknik Berkarya 2D, Membuat Karya 2D dengan Proporsi dan Komposisi)

  115. Mengenal dan Menciptakan Karya Tiga Dimensi (3D) (Konsep Seni Rupa Tiga Dimensi, Elemen Bentuk dan Volume, Teknik Pembuatan Karya 3D)

  116. Seni Rupa dan Kehidupan Kita (Fungsi Seni Rupa dalam Kehidupan, Apresiasi dan Refleksi Karya Seni Rupa)

  117. Kerajinan (Prinsip dan Jenis Kerajinan Bahan Alam (Lunak/Keras), Rancangan dan Desain Produk Kerajinan, Teknik dan Proses Pembuatan Kerajinan)

  118. Rekayasa (Mengenal Teknologi Konstruksi Sederhana, Alat dan Bahan Pembuatan Produk Rekayasa, Pembuatan dan Uji Coba Produk Konstruksi)

  119. Budidaya (Dasar-Dasar Budidaya (Tanaman/Ikan), Persiapan Sarana dan Prasarana Budidaya, Pemeliharaan dan Pembuatan Produk Budidaya)

  120. Pengolahan (Mengenal Bahan Pangan Nusantara (Buah/Sayur), Teknik Pengolahan Bahan Pangan, Penyajian dan Pengemasan Produk Olahan)

  121. Menggambar Model (Konsep dan Prosedur Menggambar Model, Alat dan Bahan Menggambar Model, Teknik Menggambar Model Alam Benda, Prinsip-Prinsip Menggambar Model)

  122. Menggambar Ilustrasi (Konsep dan Objek Gambar Ilustrasi, Alat dan Bahan Menggambar Ilustrasi, Teknik dan Prosedur Menggambar Ilustrasi)

  123. Gaya dan Bernyanyi Lagu Daerah (Teknik Vokal dalam Bernyanyi, Keunikan Lagu Daerah, Menyanyikan Lagu Daerah secara Berkelompok)

  124. Bermain Ansambel Musik (Konsep Musik Ansambel, Memainkan Alat Musik Tradisional/Modern, Aransemen Musik Sederhana)

  125. Merangkai Gerak Tari Tradisional (Keunikan Gerak Tari Tradisional, Elemen Gerak Tari, Peragaan Gerak Tari Berdasarkan Nilai dan Makna)

  126. Mementaskan Teater Tradisional (Konsep Seni Teater, Teknik Dasar Pemeranan, Merancang Pementasan Teater)

  127. Kerajinan Bahan Limbah Keras (Prinsip Pengolahan Limbah Keras, Jenis dan Karakteristik Limbah Keras (Organik & Anorganik), Proses Pengolahan Limbah Keras, Pembuatan Produk Kerajinan dan Pengemasannya)

  128. Kerajinan Bahan Lunak (Pengertian dan Karakteristik Bahan Lunak, Jenis Bahan Lunak (Alam & Buatan), Teknik Pembuatan Kerajinan Bahan Lunak, Rancangan dan Pembuatan Produk)

  129. Seni Lukis (Pengertian, aliran, dan gaya seni lukis, Tema, alat, dan bahan berkarya, Teknik-teknik melukis)

  130. Seni Patung (Pengertian dan corak seni patung, Bahan, alat, dan teknik pembuatan patung)

  131. Seni Grafis (Pengertian dan jenis-jenis seni grafis, Teknik cetak (tinggi, dalam, datar, saring))

  132. Bernyanyi Secara Solo/Tunggal (Teknik vokal dan pernapasan, Latihan interpretasi lagu)

  133. Lagu Populer dalam Sajian Vokal Grup (Aransemen vokal, Tahapan penyajian vokal grup)

  134. Tari Kreasi (Pengertian, jenis, dan bentuk tari kreasi, Rangkaian gerak tari)

  135. Unsur Pendukung Tari Kreasi (Tata rias, busana, musik iringan, dan properti, Panggung dan tata cahaya)

  136. Dasar Pemeranan Teater Modern (Pantomim dan eksplorasi tubuh, Pengembangan karakter)

  137. Kerajinan (Kerajinan fungsi hias dan fungsi pakai, Prinsip rancangan, bahan, dan teknik pembuatan)

  138. Rekayasa (Dasar kelistrikan dan sistem pengendali, Pembuatan model atau alat sederhana)

  139. Budidaya (Budidaya satwa harapan atau tanaman, Pemeliharaan dan pascapanen)

  140. Pengolahan (Pengolahan bahan pangan (hewani dan nabati), Teknik pengawetan dan penyajian makanan)

  141. Permainan Invasi (Bola Besar) (Permainan Sepak Bola (Gerak spesifik menendang, mengumpan, menghentikan, dan menggiring bola), Permainan Bola Basket (Gerak spesifik melempar, menangkap, menggiring, dan menembak bola))

  142. Permainan Net (Bola Kecil) (Permainan Bola Voli (Gerak spesifik servis, passing atas, passing bawah, dan smash), Permainan Bulu Tangkis (Gerak spesifik memegang raket, footwork, dan pukulan servis/lob))

  143. Permainan Lapangan (Permainan Kasti/Rounders (Gerak spesifik melempar, menangkap, memukul bola, dan berlari))

  144. Aktivitas Beladiri (Pencak Silat (Gerak spesifik sikap kuda-kuda, pukulan, tendangan, elakan, dan tangkisan))

  145. Aktivitas Atletik (Jalan dan Lari (Gerak spesifik jalan cepat dan lari jarak pendek), Lompat (Gerak spesifik lompat jauh), Lempar (Gerak spesifik tolak peluru))

  146. Aktivitas Senam (Senam Lantai (Gerak spesifik guling depan, guling belakang, dan kayang))

  147. Aktivitas Gerak Berirama (Langkah Kaki dan Ayunan Lengan, Kombinasi Gerak Berirama dengan Musik)

  148. Kebugaran Jasmani dan Pola Hidup Sehat (Latihan Kelenturan, Kekuatan, dan Daya Tahan, Pengukuran Kebugaran Jasmani (Tes Kesegaran Jasmani Indonesia/TKJI))

  149. Permainan Bola Besar (Sepak Bola, Bola Voli, Bola Basket) (Variasi Gerak Spesifik Permainan Sepak Bola (Menendang, mengontrol, menggiring, menyundul), Variasi Gerak Spesifik Permainan Bola Voli (Servis, passing, smash, block), Variasi Gerak Spesifik Permainan Bola Basket (Melempar, menangkap, menggiring, menembak/shooting))

  150. Permainan Bola Kecil (Bulu Tangkis, Tenis Meja, Rounders) (Variasi Gerak Spesifik Permainan Bulu Tangkis (Pukulan servis, forehand, backhand, smash), Variasi Gerak Spesifik Permainan Tenis Meja (Pukulan push, drive, chop, servis), Variasi Gerak Spesifik Permainan Rounders (Melempar, menangkap, memukul bola))

  151. Atletik (Jalan, Lari, Lompat, Lempar) (Variasi Gerak Spesifik Jalan Cepat, Variasi Gerak Spesifik Lari Jarak Pendek, Variasi Gerak Spesifik Lompat Jauh, Variasi Gerak Spesifik Tolak Peluru)

  152. Seni Bela Kategori Bertarung (Pencak Silat) (Variasi Gerak Spesifik Sikap Kuda-kuda dan Pola Langkah, Variasi Gerak Spesifik Belaan (Tangkisan) dan Serangan (Pukulan, Tendangan), Variasi Gerak Spesifik Elakan dan Hindaran)

  153. Kebugaran Jasmani (Konsep dan Analisis Pengukuran Kebugaran Jasmani, Latihan Kekuatan dan Daya Tahan Otot, Latihan Kelenturan dan Kecepatan)

  154. Senam Lantai dan Aktivitas Gerak Berirama (Variasi Gerak Dominan Senam Lantai (Guling depan, guling belakang, kayang, sikap lilin), Variasi Gerak Langkah Kaki dalam Aktivitas Gerak Berirama, Variasi Gerak Ayunan Lengan dalam Aktivitas Gerak Berirama)

  155. Aktivitas Gerak Air (Pernapasan, Luncuran, Gaya Dada/Bebas) (Pengenalan di Air dan Latihan Pernapasan, Gerak Spesifik Meluncur dan Mengapung, Gerak Spesifik Gaya Dada (Kaki, Tangan, dan Pengambilan Napas))

  156. Pola Hidup Sehat (Pertumbuhan dan Perkembangan Remaja, Pola Makan Sehat, Bergizi, dan Seimbang, Pengaruh Zat Aditif dan Pencegahannya)

  157. Keterampilan Gerak Permainan Bola Besar (Permainan Sepak Bola, Permainan Bola Voli, Permainan Bola Basket)

  158. Keterampilan Gerak Permainan Bola Kecil (Permainan Bulu Tangkis, Permainan Tenis Meja, Permainan Kasti / Rounders)

  159. Keterampilan Gerak Aktivitas Bela Diri (Pencak Silat atau Taekwondo) (Gerak Spesifik Sikap Kuda-Kuda dan Pola Langkah, Gerak Spesifik Serangan (Pukulan dan Tendangan), Gerak Spesifik Belaan (Tangkisan dan Elakan))

  160. Aktivitas Kebugaran Jasmani (Konsep Kebugaran Jasmani Terkait Keterampilan, Latihan Kelincahan dan Kecepatan, Latihan Keseimbangan dan Koordinasi)

  161. Aktivitas Senam (Senam Lantai) (Keterampilan Gerak Senam Ketangkasan, Rangkaian Gerak Dominan Senam Lantai (seperti Guling Depan/Belakang))

  162. Aktivitas Gerak Berirama (Ritmik) (Langkah Dasar Aktivitas Gerak Berirama, Ayunan Lengan dalam Gerak Berirama)

  163. Aktivitas Air (Akuatik) (Keterampilan Gerak Gaya Dada, Keterampilan Gerak Gaya Bebas)

  164. Pola Hidup Sehat (Peran Aktivitas Fisik Terhadap Pencegahan Penyakit, Pola Makan Bergizi dan Seimbang, Pemeliharaan Konsep Diri yang Positif)

  165. Informatika dan Keterampilan Generik (Apa dan Mengapa Perlu Belajar Informatika?, Keterampilan Generik, Peran dan Profesi Informatika, Informatika dan Profil Pelajar Pancasila)

  166. Berpikir Komputasional (Algoritma, Struktur Data (Representasi Data), Pola (Pengenalan Pola), Pemodelan dan Simulasi)

  167. Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) (Peranti Utama Komputer (Hardware), Sistem Operasi (Software), Aktivitas Keterampilan Mengetik, Pengelolaan File (Folder dan Direktori), Peramban (Browser) dan Search Engine)

  168. Sistem Komputer (SK) (Komputer dan Komponen Penyusunnya, Interaksi Antarperanti, Bilangan Biner)

  169. Jaringan Komputer dan Internet (JKI) (Jaringan Komputer, Komunikasi Data via Ponsel, Akses Internet, Keamanan dan Proteksi Data (Enkripsi Dasar))

  170. Analisis Data (AD) (Pengantar Analisis Data, Pengumpulan Data, Pengolahan dan Visualisasi Data (Microsoft Excel/Google Sheets), Interpretasi Data)

  171. Algoritma dan Pemrograman (AP) (Algoritma dan Pemrograman Visual (Scratch/Blockly), Mengenal Lingkungan Pemrograman, Pembuatan Program Sederhana (Sekuensial, Percabangan, dan Perulangan))

  172. Dampak Sosial Informatika (DSI) (Sejarah Perkembangan Komputer dan Internet, Penggunaan Media Sosial yang Bijak, Cyberbullying dan Etiket Digital, Informasi di Internet dan Ciri-cirinya)

  173. Praktika Lintas Bidang (PLB) (Analisis Masalah dan Rencana Proyek, Kolaborasi dalam Kelompok, Pembuatan Artefak Komputasi, Uji Coba Produk dan Evaluasi, Pembuatan Laporan dan Presentasi)

  174. Informatika dan Pembelajarannya (Informatika untuk SMP Kelas VIII, Kasus Membantu Menemukan Solusi, Organisasi Pembelajaran)

  175. Berpikir Komputasional (Fungsi, Himpunan dan Sistem Bilangan (Himpunan, Sistem Bilangan: Desimal, Biner, Oktal, Heksadesimal), Algoritma, Struktur Data (Tree dan Graph))

  176. Teknologi Informasi dan Komunikasi (Perangkat Lunak Aplikasi dan Fitur Aplikasi (Objek Aplikasi dan Fiturnya, Pembuatan Laporan dengan Integrasi Konten Aplikasi Perkantoran), Laboratorium Maya)

  177. Sistem Komputer (Komponen Sistem Komputer (Perangkat Keras/Hardware, Perangkat Lunak/Software, Pengguna/Brainware), Pengalamatan Memori, Central Processing Unit (CPU))

  178. Jaringan Komputer dan Internet (Jaringan Komputer Lokal dan Internet (Jaringan Lokal/LAN, Internet, Konfigurasi Jaringan Komputer), Komunikasi Data pada Ponsel, Proteksi Data Saat Berinternet (Enkripsi))

  179. Analisis Data (Pencarian Data, Visualisasi Data, Peringkasan Data, Pengelolaan Data, Studi Kasus)

  180. Algoritma dan Pemrograman (Pemrograman dengan Scratch, Eksplorasi Scratch, Pemrograman dengan Blockly, Eksplorasi Blockly)

  181. Dampak Sosial Informatika (Media Sosial, Cyberbullying (Perundungan Dunia Maya))

  182. Praktik Lintas Bidang (Pengembangan Artifact Komputasional, Aktivitas Unplugged / Plugged (Kasus Tertentu))

  183. Informatika dan Keterampilan Generik (Apa itu Informatika?, Informatika dan Profil Pelajar Pancasila, Apa yang Dipelajari pada Mata Pelajaran Informatika?, Keterampilan Generik)

  184. Berpikir Komputasional (Berpikir Komputasional dan Algoritma, Optimasi Penjadwalan, Struktur Data (Pohon dan Graf), Representasi Data)

  185. Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) (Pengantar Aplikasi Pengolah Angka (Spreadsheet), Fitur Lanjut Aplikasi Perkantoran, Integrasi Antar-Aplikasi Perkantoran, Otomasi Mail Merge dan Pembuatan Laporan)

  186. Sistem Komputer (Komponen Komputer (Hardware dan Software), Interaksi Antar-Perangkat, Komputer dan Jaringan (Embedded Systems dan IoT))

  187. Jaringan Komputer dan Internet (Jaringan Lokal dan Internet, Komunikasi Data via HP dan Internet, Proteksi Data dan File)

  188. Analisis Data (Pengantar Pengolahan dan Analisis Data, Pencarian dan Penyaringan Data (Data Filtering), Visualisasi Data (Grafik dan Diagram), Inferensi Data (Menarik Kesimpulan))

  189. Algoritma dan Pemrograman (Berpikir Komputasional dalam Pemrograman (Penyelesaian Masalah), Algoritma Dasar dan Lanjut, Pemrograman Modular (Fungsi dan Prosedur), Analisis Kasus (Studi Kasus Proyek Logika))

  190. Dampak Sosial Informatika (Sejarah Perkembangan Komputer, Aspek Ekonomi dan Hukum Teknologi, Informatika untuk Masa Depan (Society 5.0), Praktik Lintas Bidang (PLB))

thumbnail

Soal Seleksi Substansi BCKS

 



Soal 1

Ilustrasi:
Pak Budi, kepala sekolah SMA Harapan, selalu merenungkan setiap keputusan yang diambilnya. Ia mengakui kesalahan saat programnya gagal dan berusaha memperbaiki diri. Ia juga rutin mengikuti pelatihan kepemimpinan.

Berdasarkan ilustrasi, kompetensi utama yang paling menonjol pada Pak Budi adalah…
A. Kompetensi sosial
B. Kompetensi profesional
C. Pengembangan diri melalui refleksi
D. Orientasi berpusat pada peserta didik
E. Keterlibatan organisasi dan jejaring

Jawaban: C


Soal 2

Studi Kasus:
SD Cendekia mengalami konflik internal antar guru. Kepala sekolah, Ibu Sari, memanggil semua pihak, mendengarkan keluhan, dan memfasilitasi dialog untuk mencari solusi bersama. Hasilnya, guru-guru kembali rukun dan fokus pada pembelajaran.

Kompetensi yang paling dominan diterapkan Ibu Sari adalah…
A. Kompetensi kepribadian
B. Kompetensi profesional
C. Kematangan moral dan emosi
D. Pemberdayaan warga satuan pendidikan
E. Kolaborasi peningkatan kualitas

Jawaban: C (kematangan moral dan emosi – karena mampu mengelola konflik dengan tenang dan bijaksana)


Soal 3

Pernyataan:
Seorang kepala sekolah harus mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan inklusif bagi semua peserta didik, termasuk yang berkebutuhan khusus.

Kompetensi yang paling sesuai dengan pernyataan di atas adalah…
A. Kompetensi sosial
B. Orientasi berpusat pada peserta didik
C. Keterlibatan organisasi dan jejaring
D. Level kompetensi
E. Kompetensi profesional

Jawaban: B


Soal 4

Ilustrasi:
Kepala sekolah SMP Terpadu, Pak Rudi, membentuk tim pengembang kurikulum yang terdiri dari guru-guru muda. Ia memberi mereka kebebasan berinovasi namun tetap dalam pengawasan. Hasilnya, sekolah berhasil membuat proyek penguatan profil pelajar Pancasila yang diakui dinas.

Tindakan Pak Rudi mencerminkan kompetensi…
A. Kompetensi profesional
B. Pemberdayaan warga satuan pendidikan
C. Kompetensi kepribadian
D. Kolaborasi peningkatan kualitas
E. Pengembangan diri melalui refleksi

Jawaban: B


Soal 5

Studi Kasus:
Di SMK Bina Bangsa, kepala sekolah menggandeng perusahaan teknologi untuk magang siswa, pelatihan guru, dan bantuan perangkat lab. Ia juga aktif dalam forum kepala sekolah SMK se-kabupaten.

Kompetensi yang ditunjukkan adalah…
A. Kompetensi sosial
B. Keterlibatan organisasi dan jejaring
C. Kolaborasi peningkatan kualitas
D. Kompetensi profesional
E. Orientasi berpusat pada peserta didik

Jawaban: B (keterlibatan organisasi dan jejaring) – karena menggandeng pihak luar dan aktif di forum


Soal 6

Pernyataan:
"Kepala sekolah harus mampu menjadi teladan dalam kedisiplinan, kejujuran, dan tanggung jawab. Sikap dan perilakunya sehari-hari diamati oleh guru, staf, dan siswa."

Kompetensi yang paling relevan adalah…
A. Kompetensi kepribadian
B. Kompetensi profesional
C. Kematangan emosi
D. Pemberdayaan warga
E. Level kompetensi

Jawaban: A


Soal 7

Ilustrasi:
Bu Ani sebagai kepala sekolah selalu meminta umpan balik dari guru dan siswa tentang kinerjanya. Ia juga membuat jurnal refleksi mingguan untuk mengevaluasi keputusan yang diambil.

Hal ini menunjukkan penerapan dari kompetensi…
A. Orientasi berpusat pada peserta didik
B. Pengembangan diri melalui refleksi
C. Kolaborasi peningkatan kualitas
D. Kompetensi sosial
E. Keterlibatan organisasi

Jawaban: B


Soal 8

Studi Kasus:
SDN 03 Pagi memiliki nilai ujian rendah. Kepala sekolah, Pak Hasan, tidak serta merta menyalahkan guru. Ia justru mengadakan workshop penyusunan soal HOTS, melakukan supervisi akademik, dan memberikan penghargaan bagi guru yang siswanya paling meningkat.

Kompetensi profesional kepala sekolah ditunjukkan oleh…
A. Memberi penghargaan
B. Mengadakan workshop penyusunan soal HOTS
C. Tidak menyalahkan guru
D. Melakukan supervisi akademik
E. B dan D benar

Jawaban: E (supervisi akademik dan workshop adalah bagian kompetensi profesional)


Soal 9

Pernyataan:
Seorang kepala sekolah tidak bisa bekerja sendiri. Ia harus mampu membangun tim kerja yang solid, melibatkan komite sekolah, orang tua, dan masyarakat sekitar.

Kompetensi yang mendasari pernyataan tersebut adalah…
A. Kompetensi kepribadian
B. Kompetensi sosial
C. Kematangan spiritual
D. Level kompetensi
E. Pengembangan diri

Jawaban: B


Soal 10

Ilustrasi:
Kepala sekolah Taman Siswa memutuskan untuk mengubah sistem penilaian dari hanya ujian tulis menjadi portofolio dan proyek. Ia mendasarkan keputusan ini pada hasil survei bahwa siswa lebih termotivasi dengan penugasan praktik.

Kompetensi yang paling dominan adalah…
A. Kompetensi profesional
B. Orientasi berpusat pada peserta didik
C. Pemberdayaan warga
D. Kolaborasi peningkatan kualitas
E. Kematangan emosi

Jawaban: B


Soal 11

Studi Kasus:
Di sekolah yang baru dipimpinnya, Ibu Dewi mendapati banyak guru yang mengajar dengan metode ceramah. Ia kemudian mengajak guru-guru untuk belajar bersama model pembelajaran berbasis proyek, dan meminta guru senior menjadi mentor.

Strategi Ibu Dewi mencerminkan kompetensi…
A. Kompetensi profesional (pengembangan keprofesian)
B. Kolaborasi peningkatan kualitas
C. Keterlibatan organisasi
D. A dan B benar
E. Semua benar

Jawaban: D (profesional – meningkatkan kompetensi guru; kolaborasi – belajar bersama dan mentor)


Soal 12

Pernyataan:
"Kepala sekolah perlu memiliki kemampuan untuk mengelola emosi diri sendiri dan orang lain, terutama saat menghadapi tekanan dari dinas pendidikan atau orang tua murid."

Kompetensi yang dimaksud adalah…
A. Kematangan moral, emosi, dan spiritual
B. Kompetensi sosial
C. Kompetensi kepribadian
D. Pengembangan diri
E. Level kompetensi

Jawaban: A


Soal 13

Ilustrasi:
Pak Joko menjabat sebagai kepala sekolah di daerah 3T. Ia aktif mengikuti pelatihan online, membaca jurnal pendidikan, dan mencoba menerapkan metode baru meskipun sarana terbatas.

Dari ilustrasi ini, level kompetensi Pak Joko berada pada tahap…
A. Dasar
B. Menengah
C. Mahir
D. Lanjut (karena proaktif belajar mandiri dan beradaptasi)
E. Pemula

Jawaban: D


Soal 14

Studi Kasus:
Sekolah X memiliki banyak guru dengan latar belakang pendidikan yang beragam. Kepala sekolah menyusun program peningkatan kompetensi berbasis kebutuhan individual, lalu membentuk kelompok kerja guru.

Tindakan ini merupakan implementasi dari…
A. Pemberdayaan warga satuan pendidikan
B. Kolaborasi peningkatan kualitas
C. Kompetensi profesional
D. A dan B
E. Semua salah

Jawaban: D (pemberdayaan – menyusun program berbasis kebutuhan; kolaborasi – kelompok kerja)


Soal 15

Pernyataan:
Kepala sekolah yang baik harus mampu memotivasi staf untuk terus belajar, berinovasi, dan berbagi praktik baik secara sukarela.

Kompetensi yang paling erat adalah…
A. Kompetensi sosial
B. Keterlibatan organisasi
C. Kolaborasi peningkatan kualitas
D. Orientasi berpusat pada peserta didik
E. Pengembangan diri melalui refleksi

Jawaban: C


Soal 16

Ilustrasi:
Setiap bulan, Kepala SD Permata mengadakan pertemuan dengan komite sekolah dan perwakilan orang tua untuk membahas perkembangan sekolah, menampung aspirasi, dan mencari solusi atas masalah bersama.

Ini adalah contoh penerapan kompetensi…
A. Sosial
B. Kolaborasi
C. Pemberdayaan warga
D. A dan B
E. Keterlibatan organisasi dan jejaring

Jawaban: D (sosial – membangun hubungan; kolaborasi – kerjasama dengan orang tua/komite)


Soal 17

Studi Kasus:
Seorang kepala sekolah terkenal dengan sikapnya yang selalu tenang, tidak mudah marah, dan memaafkan kesalahan bawahan selama ada itikad baik. Ia juga rutin mengajak guru dan siswa untuk melakukan kegiatan sosial keagamaan.

Kompetensi yang paling menonjol adalah…
A. Kompetensi kepribadian
B. Kematangan spiritual dan emosi
C. Kompetensi sosial
D. Level kompetensi
E. Pengembangan diri

Jawaban: B


Soal 18

Pernyataan:
"Kepala sekolah tidak hanya harus pintar mengelola administrasi, tetapi juga mampu menjadi supervisor yang membantu guru meningkatkan kualitas pembelajaran."

Kompetensi yang ditekankan adalah…
A. Kompetensi manajerial (implisit)
B. Kompetensi profesional
C. Kompetensi sosial
D. Orientasi peserta didik
E. Pemberdayaan warga

Jawaban: B (profesional – supervisi akademik)


Soal 19

Ilustrasi:
Kepala sekolah SMA Maju menerapkan sistem reward bagi guru yang berhasil meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan. Selain itu, ia juga memberikan punishment edukatif bagi guru yang lalai. Semua kebijakan didiskusikan bersama.

Tindakan ini mencerminkan kompetensi…
A. Kematangan moral
B. Kolaborasi peningkatan kualitas
C. Pemberdayaan warga
D. A dan C
E. B dan C

Jawaban: E (kolaborasi – didiskusikan bersama; pemberdayaan – memberi reward & punishment edukatif untuk memotivasi)


Soal 20

Studi Kasus Terintegrasi:
Di sebuah sekolah, kepala sekolah mampu mengubah sekolah dengan reputasi buruk menjadi favorit dalam 2 tahun. Langkahnya: (1) membangun kepercayaan guru dengan refleksi bersama, (2) melibatkan orang tua dalam program sekolah, (3) menjalin kerjasama dengan lembaga luar, (4) memusatkan semua kebijakan pada kebutuhan siswa, dan (5) secara rutin mengevaluasi diri.

Kompetensi yang TIDAK secara eksplisit disebutkan dalam ilustrasi adalah…
A. Orientasi berpusat pada peserta didik
B. Keterlibatan organisasi dan jejaring
C. Kompetensi sosial
D. Level kompetensi (tahap pencapaian)
E. Pengembangan diri melalui refleksi

Jawaban: D (level kompetensi tidak disebut secara eksplisit, meskipun bisa disimpulkan tinggi, tetapi bukan tindakan nyata)

Soal 21

Ilustrasi Permasalahan:
Di SMP Nusantara, terjadi penurunan motivasi belajar siswa secara drastis. Hasil survei internal menunjukkan siswa merasa pembelajaran membosankan dan guru jarang memberikan apresiasi. Kepala sekolah ingin mengambil tindakan.

Solusi terbaik yang paling sesuai dengan kompetensi orientasi berpusat pada peserta didik adalah…
A. Memanggil orang tua siswa untuk memberikan peringatan
B. Mengganti semua guru dengan guru baru yang lebih muda
C. Mengadakan pelatihan guru tentang pembelajaran aktif dan apresiasi, serta melibatkan siswa dalam pemilihan metode belajar
D. Memperbanyak tugas rumah agar siswa lebih disiplin
E. Membiarkan guru menyesuaikan sendiri tanpa intervensi

Jawaban: C


Soal 22

Studi Kasus:
Kepala sekolah SD Mawar mendapati dua guru berselisih paham soal pembagian jam mengajar. Keduanya saling menyalahkan dan suasana kerja menjadi tegang. Murid-murid mulai terganggu.

Solusi terbaik berdasarkan kompetensi kematangan moral, emosi, dan spiritual adalah…
A. Memindahkan salah satu guru ke sekolah lain
B. Memberi teguran keras kepada keduanya di depan staf
C. Memanggil masing-masing secara pribadi, mendengarkan, lalu memfasilitasi mediasi bersama untuk mencapai kesepakatan
D. Mengabaikan karena dianggap masalah kecil
E. Langsung melapor ke dinas pendidikan

Jawaban: C


Soal 23

Pernyataan Masalah:
Kepala sekolah merasa program-program yang dijalankan kurang efektif karena tidak pernah dievaluasi secara sistematis. Ia sadar perlu meningkatkan kualitas dirinya.

Solusi terbaik yang mencerminkan kompetensi pengembangan diri melalui refleksi adalah…
A. Menyuruh wakil kepala sekolah membuat laporan tahunan
B. Membuat jurnal refleksi mingguan, mengumpulkan umpan balik dari guru dan siswa, serta mengikuti pelatihan evaluasi program
C. Memotong anggaran untuk kegiatan ekstrakurikuler
D. Meminta dinas pendidikan mengevaluasi sekolah
E. Mengganti semua program dengan yang baru

Jawaban: B


Soal 24

Ilustrasi:
Di SMK Teknologi, banyak guru yang enggan berinovasi karena takut gagal. Mereka lebih nyaman dengan metode ceramah. Kepala sekolah ingin memberdayakan guru-guru tersebut.

Solusi terbaik berdasarkan kompetensi pemberdayaan warga satuan pendidikan adalah…
A. Memecat guru yang tidak mau berinovasi
B. Memberi bonus hanya pada guru yang inovatif
C. Membentuk komunitas belajar guru, memberikan ruang aman untuk mencoba hal baru, dan memberi penghargaan atas usaha perbaikan
D. Memerintahkan semua guru mengikuti diklat tanpa pilihan
E. Menyerahkan sepenuhnya pada pengawas sekolah

Jawaban: C


Soal 25

Studi Kasus:
Kepala sekolah SD Harapan Bangsa kesulitan mengajak orang tua murid berpartisipasi dalam kegiatan sekolah. Hanya sedikit yang hadir saat rapat komite. Padahal dukungan orang tua sangat dibutuhkan.

Solusi terbaik berdasarkan kompetensi sosial adalah…
A. Memaksa orang tua hadir dengan ancaman sanksi
B. Mengganti komite sekolah seluruhnya
C. Melakukan kunjungan rumah, menjalin komunikasi personal, dan mengadakan pertemuan di waktu yang fleksibel sesuai kesepakatan orang tua
D. Mengabaikan karena bukan tanggung jawab sekolah
E. Meminta siswa memaksa orang tuanya

Jawaban: C


Soal 26

Pernyataan Masalah:
Nilai ujian nasional sekolah menurun. Kepala sekolah cenderung menyalahkan guru. Hal ini membuat guru tertekan dan tidak termotivasi.

Solusi terbaik yang mencerminkan kompetensi kepribadian (teladan dan bijaksana) adalah…
A. Memanggil guru satu per satu untuk diinterogasi
B. Mengakui bahwa penurunan nilai adalah tanggung jawab bersama, lalu mengajak guru menganalisis penyebab dan menyusun program perbaikan bersama
C. Meminta dinas menurunkan standar kelulusan
D. Memberi tugas tambahan kepada siswa tanpa diskusi
E. Membiarkan saja karena bukan salah kepala sekolah

Jawaban: B


Soal 27

Ilustrasi:
Kepala sekolah SMA Merdeka ingin meningkatkan kualitas pembelajaran tetapi anggaran terbatas. Ia memiliki banyak guru yang potensial namun kurang terlatih.

Solusi terbaik berbasis kompetensi profesional dan kolaborasi peningkatan kualitas adalah…
A. Meminjam uang ke bank untuk pelatihan
B. Mengadakan lesson study dan peer teaching antar guru secara rutin tanpa biaya besar, serta memanfaatkan sumber belajar daring gratis
C. Memotong gaji guru untuk biaya pelatihan
D. Hanya mengandalkan guru senior tanpa pengembangan
E. Menyerahkan pada pihak luar sepenuhnya

Jawaban: B


Soal 28

Studi Kasus:
Sebuah sekolah terpencil kekurangan tenaga administrasi. Kepala sekolah kewalahan mengurus tugas administrasi sendiri sehingga lalai dalam supervisi akademik.

Solusi terbaik berdasarkan pemberdayaan warga dan kompetensi sosial adalah…
A. Merekrut tenaga honorer dari luar meski tanpa dana
B. Melibatkan orang tua siswa dan komite untuk membantu administrasi sukarela, serta memberdayakan guru secara rotasi untuk tugas ringan
C. Mengabaikan supervisi akademik
D. Melapor ke dinas dan berhenti bekerja
E. Memindahkan semua administrasi ke guru

Jawaban: B


Soal 29

Pernyataan Masalah:
Kepala sekolah mendapati bahwa program-program sekolah tidak relevan dengan kebutuhan dunia kerja. SMK-nya lulusan banyak yang menganggur.

Solusi terbaik yang mencerminkan keterlibatan organisasi dan jejaring adalah…
A. Mengganti kurikulum sendiri tanpa konsultasi
B. Menjalin kerjasama dengan industri dan dunia usaha, mengadakan magang guru, dan merevisi kurikulum berbasis masukan dari mitra
C. Menambah jam pelajaran teori
D. Melarang siswa bekerja sebelum lulus
E. Mengikuti semua instruksi dinas tanpa adaptasi

Jawaban: B


Soal 30

Ilustrasi:
Kepala sekolah sering mengambil keputusan sepihak tanpa mendengar aspirasi guru. Akibatnya, banyak guru yang pasif dan tidak bertanggung jawab atas tugasnya.

Solusi terbaik berdasarkan kompetensi sosial dan kolaborasi peningkatan kualitas adalah…
A. Tetap mempertahankan gaya otoriter karena lebih cepat
B. Membentuk tim pengambil keputusan bersama yang terdiri dari perwakilan guru, staf, dan siswa untuk setiap kebijakan penting
C. Memecat guru yang pasif
D. Menyerahkan semua keputusan pada wakil kepala sekolah
E. Mengadakan lomba antar guru untuk mencari yang terbaik

Jawaban: B


Soal 31

Studi Kasus:
Seorang guru berprestasi tiba-tiba menurun kinerjanya karena masalah pribadi (keluarga sakit). Kepala sekolah awalnya tidak peduli dan hanya menuntut target.

Solusi terbaik yang menunjukkan kematangan emosi dan spiritual adalah…
A. Memberi peringatan tertulis
B. Menggantinya dengan guru lain
C. Mendekati secara pribadi, mendengarkan masalahnya, memberi dukungan moral dan fleksibilitas jadwal sementara, lalu memotivasinya kembali
D. Memotong tunjangan kinerjanya
E. Melaporkan ke dinas untuk dipindahkan

Jawaban: C


Soal 32

Pernyataan Masalah:
Kepala sekolah ingin meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sekolah. Saat ini banyak isu negatif tentang mutu sekolah.

Solusi terbaik berbasis kompetensi sosial dan keterlibatan jejaring adalah…
A. Membuat papan pengumuman besar di depan sekolah
B. Mengundang media untuk meliput kegiatan sekolah positif secara rutin, membuka kelas untuk orang tua, dan membuat program keterbukaan informasi
C. Menyembunyikan masalah dari publik
D. Menyalahkan pihak lain
E. Menambah biaya SPP untuk promosi

Jawaban: B


Soal 33

Ilustrasi Permasalahan:
Di sekolah inklusi, kepala sekolah kurang memahami cara menangani siswa berkebutuhan khusus. Guru-guru juga tidak terlatih. Akibatnya sering terjadi penanganan yang salah.

Solusi terbaik berdasarkan kompetensi profesional (pengembangan diri dan staf) adalah…
A. Menolak siswa berkebutuhan khusus masuk
B. Mengikuti pelatihan penanganan ABK bersama guru, mengundang ahli, dan menyusun program individual untuk siswa
C. Memasukkan semua siswa ke kelas reguler tanpa pendampingan
D. Menyerahkan sepenuhnya pada orang tua siswa
E. Membiarkan guru belajar sendiri

Jawaban: B


Soal 34

Studi Kasus:
Kepala sekolah baru diangkat. Ia mendapati banyak kebijakan lama yang tidak efektif, tetapi guru-guru senior resisten terhadap perubahan.

Solusi terbaik yang mencerminkan pemberdayaan warga dan kematangan emosi adalah…
A. Memaksakan perubahan dengan ancaman
B. Mengabaikan resistensi dan tetap berjalan seperti biasa
C. Melibatkan guru senior dalam evaluasi kebijakan lama, mendengarkan keberatan mereka, lalu bersama-sama merancang perubahan bertahap dengan bukti manfaat
D. Memindahkan guru senior ke sekolah lain
E. Memberhentikan guru senior

Jawaban: C


Soal 35

Pernyataan Masalah:
Kepala sekolah merasa program peningkatan mutu sudah baik tetapi hasil belajar siswa tidak kunjung meningkat. Ia curiga karena tidak ada kolaborasi antar guru.

Solusi terbaik berbasis kolaborasi peningkatan kualitas adalah…
A. Menambah jam belajar siswa
B. Membuat kelompok kerja guru mata pelajaran dengan jadwal rutin berbagi praktik baik dan analisis hasil belajar siswa secara bersama
C. Meminta setiap guru membuat laporan sendiri
D. Mengadakan lomba guru terbaik
E. Membandingkan sekolah lain tanpa tindak lanjut

Jawaban: B


Soal 36

Ilustrasi Permasalahan:
Kepala sekolah kurang mampu mengelola emosi saat menghadapi kritik dari pengawas. Ia sering marah dan defensif, sehingga hubungan dengan pengawas memburuk.

Solusi terbaik untuk mengembangkan kompetensi kematangan emosi adalah…
A. Menghindari pertemuan dengan pengawas
B. Meminta guru lain menghadap pengawas
C. Melatih diri menerima kritik dengan sikap terbuka, berlatih teknik relaksasi, dan meminta umpan balik secara teratur untuk perbaikan
D. Melaporkan pengawas ke atasannya
E. Mengkritik balik pengawas

Jawaban: C


Soal 37

Studi Kasus:
Kepala sekolah ingin menerapkan pembelajaran berdiferensiasi tetapi guru-guru mengeluh karena persiapan lebih banyak. Mereka malah kembali ke metode lama.

Solusi terbaik berdasarkan kompetensi pemberdayaan dan orientasi peserta didik adalah…
A. Memaksa guru dengan ancaman sanksi
B. Memberi contoh langsung mengajar di salah satu kelas, lalu memfasilitasi workshop singkat dengan pendampingan berkelanjutan, dan mengapresiasi usaha kecil
C. Membatalkan program
D. Meminta dinas pendidikan turun tangan
E. Menyerahkan pada guru yang mau

Jawaban: B


Soal 38

Pernyataan Masalah:
Kepala sekolah jarang terlibat dalam jejaring dengan kepala sekolah lain. Akibatnya, sekolah tertinggal dalam informasi kebijakan baru dan praktik unggulan.

Solusi terbaik berbasis keterlibatan organisasi dan jejaring adalah…
A. Aktif mengikuti forum kepala sekolah, KKG/MGMP lintas sekolah, dan berbagi sumber daya dengan sekolah lain
B. Membayar konsultan untuk memberi informasi
C. Membaca sendiri tanpa diskusi
D. Menunggu instruksi dari dinas
E. Mengisolasi sekolah dari luar

Jawaban: A


Soal 39

Ilustrasi Permasalahan:
Kepala sekolah menghadapi dilema: seorang guru favorit siswa terlibat pelanggaran ringan (terlambat terus). Jika ditegur, takut guru tersebut kecewa. Jika dibiarkan, guru lain akan mencontoh.

Solusi terbaik yang mencerminkan kompetensi kepribadian (adil dan berani) adalah…
A. Membiarkan saja karena guru favorit
B. Menegur secara tertutup dengan bijak, memberikan kesempatan memperbaiki, dan tetap konsisten dengan aturan yang berlaku tanpa diskriminasi
C. Memecat guru tersebut
D. Memindahkan ke sekolah lain
E. Memberi penghargaan agar tidak kecewa

Jawaban: B


Soal 40

Studi Kasus Terintegrasi:
Kepala sekolah di daerah dengan konflik SARA ringan antar warga sekolah. Ada kelompok guru yang cenderung memisahkan diri berdasarkan latar belakang. Suasana tidak kondusif.

Solusi terbaik berdasarkan kompetensi kematangan spiritual, sosial, dan pemberdayaan adalah…
A. Membiarkan karena bukan masalah sekolah
B. Memecah kelompok dan melarang pergaulan
C. Mengadakan kegiatan kebersamaan lintas latar belakang (outbond, bakti sosial), menegaskan nilai toleransi, dan memberi teladan bersikap inklusif
D. Melaporkan ke polisi
E. Memindahkan guru yang bermasalah

Jawaban: C